Aplikasi mobile telah menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung operasional bisnis. Mulai dari pengelolaan penjualan, layanan pelanggan, hingga koordinasi tim internal, aplikasi mobile mampu meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan produktivitas kerja. Namun, tidak semua jenis aplikasi mobile cocok untuk setiap kebutuhan bisnis. Oleh karena itu, memahami berbagai jenis aplikasi mobile, seperti native apps, web apps, hybrid apps, hingga Progressive Web Apps (PWA), ini menjadi langkah penting agar bisnis dapat memilih solusi yang tepat sesuai dengan tujuan, anggaran, dan skala operasional yang dimiliki.
Jenis-jenis Aplikasi Mobile
1. Native Apps
Aplikasi native dibangun khusus untuk satu platform seperti Android atau iOS menggunakan bahasa pemrograman asli (Java/Kotlin untuk Android, Swift untuk iOS). Performa tinggi dan akses fitur perangkat seperti GPS atau kamera membuatnya ideal untuk aplikasi sales lapangan yang butuh kecepatan, seperti Gojek atau Grab. Kekurangannya, biaya pengembangan lebih mahal karena versi terpisah per platform.
2. Web Apps
Web apps berjalan di browser mobile tanpa instalasi, dibuat dengan HTML5, CSS, dan JavaScript, mirip situs responsif. Cocok untuk bisnis yang ingin hemat biaya dan update cepat, seperti dashboard CRM internal atau portal pelanggan. Akses mudah tapi terbatas pada fitur offline dan performa dibanding native.
3. Hybrid Apps
Hybrid menggabungkan native dan web menggunakan framework seperti React Native atau Flutter, dijalankan via webview tapi dikemas sebagai app native. Hemat biaya karena satu kode untuk multi-platform, populer untuk super apps seperti Tokopedia atau Shopee di Indonesia. Performa baik untuk e-commerce dan operasional, dengan tren naik di 2026 untuk bisnis UMKM.
4. Progressive Web Apps (PWA)
PWA adalah web apps canggih yang bisa diinstal, bekerja offline, dan kirim push notification seperti native. Ideal untuk meningkatkan engagement penjualan tanpa app store, seperti promo TikTok Shop atau marketplace. Tren 2026 menunjukkan PWA mendominasi untuk mobile-first POS dan social commerce di Indonesia.
Contoh Penerapan Aplikasi Mobile dalam Bisnis.
- Sales Lapangan: ScaleOcean, iReap POS untuk tracking real-time dan KPI.
- E-commerce/Fintech: Tokopedia, OVO untuk transaksi cepat.
- ERP/CRM Mobile: Integrasi custom untuk produktivitas tim.
- HealthTech/Logistik: Halodoc, GoSend untuk efisiensi operasional.