Apa Sih Clean Pipe Internet Itu ?

Untuk kita yang tidak memiliki background di dunia IT atau bahkan yang memiliki background di dunia IT mungkin masih ada yang belum mengenal apa sih layanan CLEAN PIPE INTERNET yang saat ini mulai disediakan oleh beberapa penyedia jasa layanan internet / ISP termasuk Cyberplus.

Umumnya penyedia jasa internet di Indonesia seperti Cyberplus, menghantarkan akses internet sampai ke pelanggan secara unfiltered. Artinya akses internet yang sampai ke pelanggan tidak melalui proses modifikasi / manipulasi sama sekali. Hal ini memiliki kelebihan maupun kekurangannya sendiri, karena umumnya karakteristik pelanggan akses internet di Indonesia yang lebih menyukai layanan seperti ini.

Disamping kelebihan layanan akses internet seperti ini, adapula konsekuensi yang ditimbulkan, karena jika tanpa pengamanan yang memadai, jaringan di sisi pelanggan menjadi rentan terhadap serangan virus, SPAM, maupun DDOS

Nah, layanan CLEAN PIPE INTERNET sebaliknya, menyediakan layanan akses internet yang yang aman dan sudah melalui perangkat firewall di sisi penyedia jasa internet. Sehingga layanan akses internet yang sampai ke pelanggan lebih terlindungi dari serangan-serangan virus, SPAM maupun DDOS dari internet ke arah jaringan pelanggan. Konsultasikan kebutuhan internet Anda di Cyberplus !

-tms-

Fiber Optic, Wireless atau VSAT ? Pilih Yang Mana ?

Melanjutkan pembahasan sebelumnya tentang cara memilih penyedia jasa internet / ISP yang tepat untuk kebutuhan Anda, berikutnya mari kita bahas media yang umumnya digunakan di Indonesia saat ini untuk mengantarkan koneksi internet sampai ke sisi pelanggan. Tentunya masing-masing media memiliki karakteristik, kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelanggan.

Apa saja sih media yang umum digunakan di Indonesia saat ini ? Baiklah, berikut adalah media-media yang paling umum digunakan oleh penyedia jasa internet / ISP saat ini :

1.  FIBER OPTIC

Tak bisa dipungkiri, saat ini fiber optic sudah menjadi pilihan utama karena semakin luasnya jangkauan area yang bisa dilayani jaringan fiber optic dan harganya yang semakin terjangkau jika dibandingkan beberapa tahun yang lalu.

           PROS :

  1. Mampu menghantarkan bandwidth kecepatan tinggi sampai ke sisi pelanggan
  2. Relatif lebih stabil dibandingkan media lainnya
  3. Harga yang semakin terjangkau

CONS :

  1. Jika dibandingkan dengan media yang lainnya, fiber optic tetap lebih terbatas jangkauannya
  2. Relatif membutuhkan waktu yang lebih lama untuk troubleshootings apalagi jika terjadi cable cut
  3. Relatif lebih mahal dibandingkan dengan wireless misalnya

2.  WIRELESS

   Semakin berkembangnya teknologi wireless juga patut dipertimbangkan dalam memilih media yang paling tepat digunakan untuk memenuhi kebutuhan Anda.

PROS :

  1. Mampu menghantarkan bandwidth kecepatan tinggi walaupun performanya dalam hal ini masih di bawah kemampuan fiber optic
  2. Sangat fleksibel dalam deployment
  3. Relatif lebih cepat dalam proses troubleshootings saat terjadi trouble
  4. Lebih murah

CONS :

  1. Lebih rentan terjadi gangguan, umumnya gangguan frekwensi karena menggunakan gelombang radio
  2. Rentan terhadap sambaran petir walaupun bisa diatasi dengan system grounding yang baik

3.  VSAT ( A VERY SMALL APERTURE TERMINAL)

   Menggunakan teknologi satelit dalam mendeliver bandwidth sampai ke tempat pelanggan. Umumnya digunakan sebagai opsi terakhir karena lokasi pemasangan yang belum bisa dilayani menggunakan media yang lain.

           PROS :

  1. Mampu diaplikasikan di lokasi yang terpencil selama masuk dalam area layanan satelit yang digunakan

CONS :

  1. Umumnya biaya yang dibutuhkan lebih tinggi, baik itu biaya berlangganan maupun biaya investasi awal yang dibutuhkan
  2. Bandwidth yang didapatkan pelanggan umumnya tidak simetris (download dan upload tidak sama besar)
  3.     Latency yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan media-media yang lainnya

Untuk memperjelas, penulis coba contohkan beberapa kasus pelanggan dalam memilih media yang tepat untuk memenuhi kebutuhannya.

Contoh kasus 1

Perusahaan Intermilan FC ingin berlangganan internet di salah satu cabangnya. Setelah berkonsultasi dengan beberapa penyedia jasa internet, ternyata diketahui lokasi cabang yang dikehendaki telah dapat dilayani menggunakan fiber optic dengan kecepatan dan biaya berlangganan yang sesuai dengan kebutuhan dan budget perusahaan Intermilan FC.

Contoh kasus 2

Sedangkan untuk head officenya, perusahaan Intermilan FC terletak di suatu kawasan industri. Setelah berkonsultasi dengan beberapa penyedia jasa internet, ternyata diketahui link budgeting menggunakan media fiber optic sangatlah mahal yang disebabkan terutama umumnya untuk pengadaan internet di kawasan industri dibutuhkan ijin dan biaya yang cukup tinggi ke pengelola kawasan industri tersebut. Hal ini mengakibatkan perusahaan Intermilan FC memutuskan untuk menggunakan media wireless sehingga link budgeting dapat ditekan dan kebutuhan bandwidth perusahaan Intermilan FC masih dapat terpenuhi dengan baik.

Contoh kasus 3

Sebagai perusahaan pertambangan, Intermilan FC juga memiliki kebutuhan akses internet di salah satu site tambangnya yang lokasinya cukup terpencil. Karena letak lokasinya tersebut pilihan menggunakan media untuk mendeliver kebutuhan akses internet menjadi sangat terbatas. Sehingga perusahaan Intermilan FC memutuskan menggunakan media VSAT untuk kebutuhan di site tersebut.

Demikian rangkuman penulis tentang media-media yang umum digunakan di Indonesia saat ini dalam mendeliver akses internet ke pelanggan. Jadi, pilih yang mana ? Jangan lupa konsultasikan kebutuhan akses internet Anda ke Cyberplus !

–tms-

Tips Memilih ISP / Internet Service Provider

Saat ini tentu sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa internet sudah menjadi kebutuhan primer / pokok dalam kehidupan sehari-hari. Sulit rasanya membayangkan hidup tanpa internet di jaman seperti sekarang. Kita bisa perhatikan dari hal-hal yang sepertinya sepele, semua orang membutuhkan internet. Dari emak-emak yang mencari resep masakan, anak usia sekolah mencari artikel untuk tugas sekolah sampai perbankan online bahkan untuk meminjam uang saja sudah bisa secara online !

Di dunia kerja / kebutuhan kantor tentu amatlah vital peranan koneksi internet ini untuk menunjang aktivitas kantor. Akan sangat menyebalkan dan menghambat aktivitas kantor yang bisa berakibat berkurangnya produktivitas yang akhirnya akan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Maka rasanya kita bisa sepakat bahwa memilih penyedia jasa internet / ISP (Internet Service Provider) yang tepat menjadi sangatlah penting. .

Bagaimana sih cara memilih penyedia jasa internet /ISP yang tepat ? Banyak orang lupa ada kata “jasa” dalam kata penyedia jasa internet. Berlangganan koneksi internet adalah berlangganan jasa si penyedia, bagaimana kecepatan koneksi internet yang diharapkan dapat tercapai, kestabilan koneksi internetnya dan yang sangat penting adalah kualitas customer support dalam menangani masalah / keluhan dari pelanggan.

Berikut adalah tips dalam memilih penyedia jasa internet/ISP yang tepat :

  1. Tentukan besar kebutuhan bandwidth Anda

Tentu besar kebutuhan bandwidth kantor yang memiliki ratusan karyawan dan aktif menggunakan internet akan berbeda dengan kebutuhan bandwidth kantor dengan jumlah karyawan dibawah 20 misalnya. Lalu apakah ada kebutuhan CCTV / IPCAM yang perlu diakses via internet atau server-server aplikasi internal perusahaan yang membutuhkan akses internet agar bisa diakses dari cabang misalnya akan juga menentukan besar kebutuhan bandwidth internet perusahaan Anda. Dalam menentukan besar kebutuhan ini, tentu Anda dapat berkonsultasi dengan marketing penyedia jasa internet pilihan Anda. Kami di Cyberplus akan membantu Anda untuk menentukan pilihan besar bandwidth yang tepat untuk kebutuhan perusahaan Anda. Sehingga budget yang dikeluarkan tentu akan lebih optimal dan efisien.

  1. Pilih media yang digunakan

Saat ini umumnya penyedia jasa internet akan menawarkan 2 pilihan terkait media yang digunakan. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Pilihan kembali ke Anda sebagai pelanggan.

  1. SLA (Service Level Agreement)

Adalah jaminan dari penyedia jasa internet akan uptime layanan jasa internet dalam satu periode. Contoh di Cyberplus memberikan SLA 99% yang artinya dalam 1 bulan jika uptime service internet ke pelanggan tidak mencapai 99% maka pelanggan berhak mendapatkan restitusi (pengurangan tagihan) di periode tagihan berikutnya.

  1. Kualitas infrastruktur ISP

Apakah infrastruktur yang digunakan si penyedia jasa internet / ISP sampai ke pelanggan adalah milik si penyedia sendiri ? Lalu bagaimanakah redundansinya ? Upstream yang digunakan apakah hanya sekedar murah ataukah memang memiliki reputasi sebagai upstream yang berkualitas ? Tentunya kami di Cyberplus sangat mempertimbangkan kualitas dan redundasi dalam infrastruktur kami demi layanan terbaik untuk pelanggan.

  1. Bagaimana customer support si ISP ?

Hal yang menurut penulis sangatlah penting dalam memilih penyedia jasa internet / ISP adalah kualitas customer / technical supportnya. Saat terjadi keluhan dari pelanggan terkait adanya trouble / masalah yang berakibat pada terganggunya layanan internet di sisi pelanggan, kualitas customer / technical support sangat menentukan untuk mengatasinya dengan cepat, tepat serta ramah. Karena tidaklah mungkin suatu layanan dapat berjalan smooth 100%, suatu saat pasti akan terjadi gangguan. Di saat terjadi gangguan inilah kualitas customer / technical support menjadi sangat penting.

Demikianlah hasil rangkuman penulis tentang bagaimana caranya memilih penyedia jasa internet / ISP yang tepat untuk kebutuhan Anda. Jika Anda membutuhkan layanan internet yang berkualitas di area-area yang kami layani seperti Jakarta, Bogor, Depok. Tangerang, Bekasi, Cikarang, Karawang, Cikampek, Bandung, Garut, dan Cirebon; silahkan hubungi kami. Happy hunting !

–tms-

Merancang Infrastruktur Jaringan Kantor

Sesuai dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat dari hari ke hari, saat ini peranan bidang Teknologi Informasi semakin krusial sebagai supporting role dalam sebuah organisasi. Baik dalam sebuah perusahaan atau bidang usaha apapun membutuhkan peran teknologi informasi untuk dapat berjalan dengan baik dan smooth. Kita ambil contoh dalam sebuah kantor perusahaan, akan sangat menyebalkan dan mengganggu aktivitas perusahaan jika seringkali terjadi masalah pada infrastruktur teknologi informasinya. Seperti akses internet yang sering bermasalah sehingga para karyawan tidak bisa mengirimkan email misalnya, atau bahkan jaringan lokalnya yang sering bermasalah. Tentu sangat menyebalkan bukan ?

Jika untuk akses internet, kita bisa mengandalkan penyedia jasa internet yang berkualitas untuk membantu problem solvingnya. Tetapi untuk jaringan lokal tentu tanggungjawabnya sudah ada kepada kita sendiri karena di luar scope tanggung jawab si penyedia jasa internet, maka merancang infrastruktur jaringan yang baik menjadi sangat penting mengingat contoh di atas. Dalam artikel ini kita akan membicarakan proses perancangan infrastruktur jaringan lokal kantor.

Apa saja sih yang harus dipertimbangkan dalam merancang infrastruktur jaringan kantor ? Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam merancang infrastruktur jaringan lokal kantor, seperti :

  1. Media yang digunakan dan tujuannya

Ada istilah dalam dunia IT yang berkata wire is always better than wireless. Karena karakteristik masing-masing yang berbeda, kita harus dapat memanfaatkan karakteristik yang berbeda ini secara optimal untuk mencapai tujuan kita. Misalnya, untuk workstations PC, menggunakan kabel UTP akan lebih optimal secara kecepatan dan proses troubleshooting seandainya terjadi masalah dibandingkan dengan wireless. Akan tetapi untuk fasilitas akses internet untuk tamu atau devices seperti handphone / tablet tentu akan lebih tepat menggunakan media wireless bukan ?

  1. Perangkat yang dibutuhkan

Untuk menentukan merk dan tipe perangkat (contoh Switch, Cable, Access Point) yang hendak digunakan, tentu perlu dipertimbangkan hal-hal sebagai berikut :

  1. Speed / throughput yang dibutuhkan
  2. Apakah staff IT atau orang yang bertanggungjawab untuk memaintain jaringannya cukup familiar dengan merk perangkat ? Karena setiap merk umumnya berbeda-beda dalam command-commandnya
  3. Skalabilitas kebutuhan di masa depan
  4. Dokumentasi !

Dokumentasi yang baik akan sangat menentukan smooth tidaknya proses troubleshooting saat terjadi kendala ( dan kendala itu pasti akan terjadi !). Pentingnya dokumentasi seringkali dianggap remeh dan baru disadari  pentingnya saat terjadi masalah.

           3. Staff yang capable

Setelah proses merancang dan membangun jaringan kantor Anda, tentunya akan dibutuhkan staff IT yang capable untuk terus memaintain atau justru mengembangkan jaringan Anda sesuai dengan kebutuhan. Banyak perusahaan yang masih belum memiliki staff IT sendiri, saat ini hal itu tidak menjadi masalah karena banyak perusahaan yang sudah bisa memberikan service ini, salah satunya adalah Cyberplus yang dapat memberikan solusi dari proses merancang, membangun dan maintenance serta pengembangan network Anda.

Demikian artikel kali ini, semoga dapat memberikan manfaat.

-tms-

Hal ini kami lakukan untuk dapat memantain uptime dan layanan terbaik ke pelanggan-pelanggan kami sehingga kami dapat memberikan SLA (Service Level Agreement) hingga 99%.

Yang tidak kalah penting adalah kualitas Customer Support & Technical Support kami. Kami selalu menekankan pentingnya pelayanan yang ramah, tepat solusi dan tanggap saat melayani pelanggan CYBERPLUS.